Kamis, 04 Oktober 2012

Analisis Perbandingan Efisiensi Bank Swasta Nasional Dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Di Indonesia ( Pendekatan Metode Data Envelopment Analysis, DEA)

Oleh : Hamdi Agustin, SE.MM
Publikasi pada : Proceeding Seminar Nasional Akuntansi - Bisnis (SNAB) 2012, 27 Maret 2012,  
 ISSN : 2252-3936

Abstract 
This study uses nonparametric approach with DEA method. The objective of this research is to examines the efficiency comparison between the bank government, represented by the Regional Development Banks (BPD) and national private bank in Indonesia. Sampel consists of 56 private national banks and 15 BPD since1995 to 2006. The results of empirical showed national private banks has the advantage in using the capabilities in operations and increased productivity is higher than the BPD. While the BPD has the use of capital, labor and other inputs that can spend more output is better and also basically the BPD has been efficient than private banks.
Keyword: efficient, productivity, data envelopment analysis approach and tecnical

A. Latar Belakang Penelitian
Efisiensi sistem perbankan telah menjadi salah satu isu utama yang baru dalam penelitian bidang keuangan. Efisiensi dan daya saing keuangan tidak dapat dengan mudah diukur karena produk perbankan adalah jasa. Tingkat kinerja bank dan efisiensi bisa dinilai dengan menggunakan berbagai penunjuk yang dijadikan metode penilaian. Berdasarkan laporan keuangan sebuah bank, rasio keuangan bisa di hitung dan bisa digunakan untuk meramal keadaan keuangan dan meramal masa depan bank (Halbiaya & Salamouris, 2004). Namun demikian, penggunaan rasio keuangan dengan metode laporan keuangan yang dihasilkan melalui proses akuntansi dalam mengukur kinerja bank banyak mendapatkan kritikan. Hal ini di antaranya disebabkan oleh kesulitan dan validitas hasil perhitungan rasio keuangan tersebut melalui perbandingan dua perusahaan yang secara relatif mempunyai ciri-ciri berbeda (Weetman, 2003). Disamping itu, data akuntansi yang digunakan juga tidak mampu menunjukkan waktu pemaksimuman nilai ekonomi karena mengabaikan nilai pasar (Kobers et al., 2000). Penggunaan rasio keuangan tidak mempertimbangkan harga input dan gabungan output serta pemilihan nilai rasio keuangan yang bersifat subjektif (Berger & Humprey, 1997). Padahal banyak studi menemukan adanya hubungan positif antara keuntungan dengan efisiensi ( Sanyal et al.,2011)
Data envelopment analysis (DEA) adalah suatu pendekatan nonparametrik untuk menghitung hubungan antara berbagai . . .. . . . . . . . . . . . . (baca selengkapnya)


Artikel Lengkap dikompilasi oleh/ HUBUNGI :
Jln. Sariasih No. 54 BANDUNG 40151
HP. 08122353284 - 087822984716  Telp/Fax. 022-4267749
PIN BBm : 27CBC148      
-------------------------------------------------------------

Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :
E:\K A N A I D I\Data\My Docu\aKEN\PENELITIAN\Call Paper\SNAB 2012_UTAMA\2. Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal_ISSN 2252-3936

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar